Bila Tahu Kisah Sedih Pembuat Komik Superman Ini, Masihkah Kamu Mau Nonton Filmnya?

Tahukah kamu siapa orang paling berjasa dalam melahirkan karakter The Man of Steel ke dunia? Mereka adalah Joe Shuster dan Jerry Siegel. Keduanya bekerja sama membuat komik Superman, dimana Joe Shuster berperan sebagai pembuat gambar atau ilustrator komik Superman, sedangkan Jerry Siegel sebagai penulisnya. Panjang dan berlikunya jalan karir mereka membuat kisahnya menarik untuk disimak. Sejarah perjuangan mereka hingga meraih sukses dari komik Superman patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi penggemar Superman khususnya dan semua orang pada umumnya. Inilah kisah singkat kedua sosok legendaris tersebut.

Logo Film Superman Terbaru

Simbol Superman (wmmania.cz)

Joe Shuster

Berasal dari keluarga Yahudi dengan ayah bernama Julius, seorang imigran dari Rotterdam dan ibu bernama Ida asal kota Kiev di Ukraina, Joseph “Joe” Shuster lahir di Toronto tanggal 10 Juli 1914. Keluarganya, termasuk kakak perempuannya, Jean, tinggal di Bathurst, Oxford. Joe Shuster bersekolah di Ryerson and Lansdowne Public School.

Joe muda pernah bekerja menjadi pengantar surat kabar Toronto Daily Star demi membantu nafkah keluarganya yang miskin. Untuk memenuhi hasrat menggambarnya, Joe muda memungut kertas bekas dari toko ke toko hingga satu saat ia beruntung mendapat segulung wallpaper yang sudah tidak digunakan lagi. Ia membawanya pulang, dan wallpaper yang pada bagian belakangnya kosong menjadi barang yang sangat berharga baginya. Ia menggunakan wallpaper tersebut sedikit demi sedikit agar tidak cepat habis.

Duo Pembuat Komik Superman

Siegel (kiri) dan Shuster (kanan) di Masa Muda (denofgeek.us)

Tahun 1924, Joe dan keluarganya pindah ke Cleveland, Ohio. Di sana, Joe kemudian sekolah di Glenville High School. Di sekolah inilah ia bertemu pertama kalinya dengan Jerry Siegel yang kemudian menjadi partner dalam membuat komik Superman.

Jerry Siegel

Jerome “Jerry” Siegel adalah anak bungsu dari enam bersaudara yang lahir di Cleveland, Ohio tanggal 17 Oktober 1914. Ayahnya bernama Mitchell Siegel (Mikhel Segalovich) dan ibunya bernama Sarah (Fine). Mereka merupakan keluarga Yahudi yang berimigrasi dari wilayah Kekaisaran Rusia yang kini bernama Lithuania. Saat Jerry SMP, ayahnya meninggal karena serangan jantung.

Penggemar komik strips bergenre sains fiksi ini senang melakukan korespondensi dengan penggemar sains fiksi lain, salah satunya adalah penulis muda masa depan bernama Jack Williamson. Pada tahun 1929, Jerry membuat majalah sains fiksi pertamanya (fanzine) bernama Cerita Kosmik, yang ditulis secara manual. Dia mulai mempublikasikan beberapa booklet karyanya beberapa tahun kemudian.

Kedua Pembuat Komik Superman di Masa Tua

Duo Shuster dan Siegel (newsbeast.gr)

Saat bersekolah di Glenville High School, Cleveland, Ohio, Jerry bekerja pada surat kabar mingguan di sekolahnya bernama The Torch. Sekitar usia 16 tahun, dia bertemu pertama kali dengan teman satu sekolahnya dan partner masa depannya, Joe Shuster. Pertemuan itu diistilahkan olehnya sebagai, “Ketika Joe dan saya bertemu pertama kali, terasa sekali kami memiliki chemistry yang kuat.”

BACA JUGA  Godam, Sosok Manusia Super dalam Komik Indonesia

Perjalanan Karir Dua Sahabat

Memiliki ketertarikan yang sama terhadap komik, mereka berdua berusaha menggedor pintu salah satu penerbit yaitu National Allied Publications milik Mayor Malcolm Wheeler-Nicholson (seorang tentara Amerika Serikat), yang merupakan cikal bakal dari DC Comics. Mereka berhasil mendapatkan pekerjaan untuk membuat komik berseri pertamanya dalam serial komik New Fun dengan debut berjudul Henri Duval, serta pembasmi kejahatan supernatural Doctor Occult yang dimuat di New Fun no. 6 pada bulan Oktober 1935.

Pada awalnya satu judul digambar di atas kertas pembungkus dan lainnya di belakang kertas wallpaper yang Joe dapatkan saat tinggal di Toronto dulu. DC pun meminta mereka untuk menggambar komiknya di kertas yang lebih pantas. Akhirnya Joe meminjam uang kepada orangtuanya untuk membuat komik sesuai dengan ketentuan yang diinginkan pihak DC Comics.

Awal Mula Komik Superman

Dua sahabat tersebut kemudian membuat karakter penjahat berkepala botak yang memiliki kekuatan berupa telepati dan berambisi menguasai dunia. Karakter tersebut dimasukkan dalam cerita pendek berjudul “The Reign of the Superman” yang dipublikasikan dalam fanzine milik Jerry Siegel, Science Fiction #3 pada tahun 1933. Namun, desain karakter tersebut kurang disukai pasar.

Konsep Superman Sebagai Penjahat

Superman Sebagai Penjahat (en.wikipedia.org)

Akhirnya, Siegel memutuskan untuk membuat konsep karakter yang lebih umum. Shuster membuat gambar berdasarkan model dari Douglas Fairbanks, seorang aktor terkenal pada masa itu. Sedangkan alter-ego Superman yang berkacamata, Clark Kent dibuat berdasarkan model yang diambil dari kombinasi antara Harold Lloyd, seorang komedian berkacamata dan Shuster sendiri. Sedangkan nama Clark Kent diambil dari gabungan nama dua bintang film yaitu Clark Gable dan Kent Taylor. Pasangan Clark Kent, yaitu Lois Lane merupakan karakter yang terinspirasi dari Joanne Carter, istri Jerry Siegel.

Desain Cover Komik Superman Pertama

Cover Awal Konsep Superman (dialbforblog.com)

Setelah menemukan karakter yang dirasa tepat, mereka memberi judul komiknya The Superman dan menawarkan komik tersebut ke Consolidated Book Publishing yang pernah menerbitkan komik berjudul Detective Dan: Secret Operative No. 48, sayangnya penerbit tersebut sudah berhenti menerbitkan komik. Meski kecewa karena kegagalan, namun tak lama kemudian seorang editor National Allied Publications, Vin Sullivan memilih The Superman sebagai cover untuk majalah komik nasional Action Comics no. 1 pada bulan Juni 1938.

Superman Dalam Action Comics

Kemunculan Perdana Superman (deletionscifi.org)

Tahun berikutnya serial Superman diterbitkan secara eksklusif oleh Detective Comics Inc, yang merupakan bagian dari National Allied Publications dan nantinya akan menjadi singkatan dari DC (Detective Comics). Sebagai bagian dari kesepakatan atas diterbitkannya Superman dalam Action Comics, Siegel dan Shuster mendapatkan imbalan atas hak jual karyanya ke pihak Detective Comics Inc senilai $130.

Royalti Komik Superman Senilai $130

Cek $130 Atas Royalti Superman (reuters.com)

Perjuangan Mendapatkan Hak Cipta Superman

Memperhatikan kesuksesan Superman yang terlihat dari perkembangan komiknya menjadi film, merchandise dan sebagainya yang menghasilkan keuntungan luar biasa kepada perusahaan penerbit, Shuster dan Siegel merasa perlu ‘berbicara’ dengan pihak Detective Comics Inc. Merasa memiliki hak intelektual, pada tahun 1946 mereka menggugat perusahaan Detective Comics Inc untuk mengembalikan hak keduanya atas komik Superman.

Superboy Karya Duo Shuster - Siegel

Superboy (answers.com)

Namun, Mahkamah Agung New York memenangkan pihak penerbit karena telah sah membeli komik Superman sejak kemunculannya pertama kali. Sedangkan untuk Superboy, masih merupakan hak Siegel dan Shuster. Dengan demikian, Detective Comics Inc membayar kedua sahabat tersebut sebesar $94.000 dan memberikan perjanjian tertulis agar keduanya mengakui bahwa hak atas Superman merupakan milik perusahaan penerbit. Sejak itu, perusahaan menghapus nama Siegel dan Shuster dari setiap cerita komik Superman.

BACA JUGA  Captain America, dari Propaganda Perang Dunia II Hingga Civil War

Pada tahun 1969, berbekal pembaruan Copyright Act of 1909, Siegel dan Shuster kembali mengajukan gugatan atas hak mereka. Namun kembali gagal. Pada tahun 1975 keduanya mencoba lagi, kali ini bersama dengan para komikus dan penulis buku lain mereka mengampanyekan tuntutan kompensasi yang lebih layak bagi para pembuat komik. Warner Brothers yang telah menjadi induk dari DC Comics kemudian memberikan penawaran kepada Siegel dan Shuster kompensasi tahunan berupa gaji ($20.000 per tahun yang kemudian meningkat menjadi $30.000) dan jaminan kesehatan secara penuh, dengan syarat keduanya tidak lagi menuntut kepemilikan Superman. Nama keduanya juga akan muncul dalam setiap terbitan Superman selanjutnya. Siegel dan Shuster menerima tawaran tersebut.

Joe Shuster dengan Katalog Komik Superman

Shuster dan Amazing World of Superman (illustrationhistory.org)

Joe Shuster meninggal pada 30 Juli 1992. Sebelum meninggal, kesehatannya menurun drastis dan matanya nyaris buta. Tidak bisa lagi menggambar, kondisi ekonomi Shuster pun melemah. Di akhir hayatnya ia tinggal di sebuah panti jompo, California.

Jerry Siegel Pembuat Konsep Superman

Jerry Siegel dalam San Diego Comic Convention (en.wikipedia.org)

Sedangkan Jerry Siegel meninggal pada 28 Januari 1996 dan sepeninggalnya, keluarga dan ahli waris Siegel masih memperjuangkan hak intelektual secara penuh atas Superman. Perusahaan telah memenuhi putusan pengadilan dengan membagi keuntungan dari Superman kepada pembuatnya. Namun pada 10 Januari 2013 ditemukan adanya kesepakatan antara keluarga Siegel dengan pihak Detective Comics yang dibuat tahun 2001 dimana hal ini masih mengikat secara hukum sehingga menyebabkan pembatalan dukungan terhadap keluarga dan ahli waris Siegel yang diputuskan pada tahun 2008. Hal ini membuat Detective Comics Inc menjadi pemilik satu-satunya atas hak cipta Superman.

Perjalanan yang panjang dan rumit ya? Ternyata kedua sahabat pembuat karakter Superman tersebut harus berjuang keras untuk mendapatkan hak mereka. Itupun Siegel dan Shuster ‘hanya’ mendapatkan gaji tahunan yang nilainya tidak seberapa dibanding keuntungan dari film-film The Man of Steel yang laris di bioskop seluruh dunia. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah perjuangan mereka.

Sumber tulisan: wikipedia, reuters.com

Add Comment