Demam Pokemon Go dan Fakta 10 Anime yang Diadaptasi dari Video Game

Sudah bukan rahasia lagi bahwa mayoritas penggemar anime, manga, komik maupun film animasi, adalah juga merupakan penggemar game. Grafis yang memukau dalam beberapa game, ditambah alur cerita yang dikemas seperti film, berhasil memanjakan para penyuka anime, bahkan sampai menjadi kecanduan game.

Apabila kamu adalah penyuka game pertarungan, maka kamu akan menemukan bahwa tiap karakter petarung dalam game tersebut, memiliki kisahnya masing-masing. Salah satu yang legendaris adalah Street Fighter II. Beda kisah yang dimiliki oleh masing-masing petarung, membuat para gamers menjadi berhasrat untuk menamatkan game dengan seluruh karakter yang ada, demi mengetahui kisah di balik pertarungan mereka.

Antusiasme tersebut kemudian membuat para produsen game berlomba-lomba untuk mengadaptasi game mereka menjadi sebuah anime. Apabila animasi dan kisah singkat dalam game saja diminati, bagaimana bila kisahnya diperpanjang menjadi anime? Terbukti kemudian anime-anime berdasarkan game banyak yang sukses dan disukai para penggemar. Bahkan beberapa di antaranya memiliki siklus yang unik, seperti Pokemon misalnya.

Seperti para monsternya yang dapat berevolusi, game Pokemon juga mengalami ’evolusi’ dari game, diangkat ke anime, dibuat gamenya lagi, diangkat ke anime lagi, dibuat gamenya lagi, hingga yang teranyar adalah game canggih yang sedang ngetren, Pokemon Go.

Sebenarnya kepopuleran game maupun anime Pokemon tidak melenggang sendiri, setidaknya ada 9 game selain Pokemon yang pernah sukses sebagai game maupun sebagai anime. Inilah ulasannya beserta sedikit ulasan tentang Pokemon Go. Simak ya!

1. Pokemon

Ini dia game yang sedang booming di Indonesia pasca lebaran kemarin, walaupun belum secara resmi dirilis bahkan untuk wilayah Asia Tenggara. Pokemon Go adalah game AR (augmented reality) yang mengharuskan pemain untuk berkeliling mencari dan menangkap monster-monster yang tersebar di berbagai tempat. Dengan didukung teknologi Google Earth, game yang dikembangkan oleh Niantic Labs ini adalah ‘evolusi’ teranyar dari game-game Pokemon yang telah ada.

Pokemon merupakan hasil kreasi Satoshi Tajiri, yang adalah seorang video game designer dan salah satu founder dari Game Freak, perusahaan pembuat video game di Jepang. Konsep game Pokemon telah dirancangnya sejak akhir tahun 80-an, sebelum akhirnya dirilis secara resmi pada tahun 1996 oleh Nintendo untuk console Game Boy.

Game dan Anime Pokemon Go

Pokemon Anime (sufficientvelocity.com)

Kepopuleran game tersebut kemudian membawa Pokemon hadir dalam versi anime. Pada bulan April 1997, anime Pokemon tayang di TV Tokyo. Anime ini menceritakan tentang Ash Ketchum (Satoshi), seorang anak berusia 10 tahun yang menjalani petualangannya sebagai Pokemon Master. Bertugas untuk mengumpulkan dan melatih monster-monster yang dimilikinya, Ash harus bertarung dengan monster-monster milik para master lainnya, termasuk menghadapi trio Team Rocket yang menyebalkan.

Sukses sebagai anime, Pokemon pun merambah layar lebar. Hingga tahun 2015 lalu, total sudah ada 18 movies Pokemon. Tahun 2016 ini rencananya akan tayang movie terbarunya berjudul Volcanion to karakuri no Magiana (Volcanion and the Ingenious Magearna), yang akan menampilkan dua monster anyar; Volcanion dan Magearna.

Game Pokemon sendiri hingga kini diklaim telah memasuki generasi ke-7, dengan dirilisnya Pokemon Sun and Moon untuk console Nintendo 3DS pada 26 Februari 2016. Game ini direncanakan akan dipasarkan keluar Jepang pada 18 November 2016. Sanggupkah game ini mengalahkan popularitas Pokemon Go? Layak dinantikan!

2. Yo-kai Watch

Dikenal di Jepang sebagai Youkai Watch atau Yokai Watch (jam tangan monster), inilah salah satu anime anyar yang merupakan adaptasi dari game. Game Yo-kai Watch diproduksi dan diumumkan oleh Level-5, pertama kali pada tahun 2011 dalam event Tokyo Game Show. Setelah mengalami pengembangan, game ini kemudian dirilis pertama kali untuk Nintendo 3DS di Jepang pada 11 Juli 2013. Setelah itu Yo-kai Watch menuai respon positif dari para gamers hingga dibuatlah sekuelnya pada tahun 2014. Game Yo-kai Watch 3 rencananya dirilis pada 16 Juli 2016.

Game Anime Youkai Watch

Anime Yo-kai Watch (mynintendonews.com)

Kesuksesan game Yo-kai Watch berlanjut ke manga dan anime. Pada awal Januari 2014, anime Yōkai Wotchi mulai tayang di channel TXN (TV Tokyo) Jepang. Mirip dengan Pokemon, anime ini bercerita tentang Nate (Keita) yang menemukan capsule machine di dekat pohon keramat. Saat kapsul tersebut dibuka, muncullah yo-kai (semacam makhluk halus) bernama Whisper yang memberi Nate sebuah jam tangan untuk menangkap berbagai makhluk halus gentayangan yang mengganggu umat manusia.

Hingga kini, game yang telah dirilis hingga 6 seri ini, juga telah diangkat ke layar lebar pada tahun 2014 dengan judul Yo-kai Watch the Movie: The Secret is Created, Nyan! dan tahun 2015 dengan judul Yo-kai Watch the Movie 2: King Enma and the 5 Stories, Nyan!

3. Inazuma Eleven

Sama seperti Yo-kai Watch, game bergenre olah raga ini juga diproduksi oleh Level-5. Game Inazuma Eleven dirilis perdana pada 22 Agustus 2008 di Jepang, untuk console Nintendo DS. Game sepakbola ini kemudian mendapatkan respon positif di kalangan para gamer. Kepopulerannya kemudian melahirkan anime dengan judul sama, yang diproduksi oleh OLM dan tayang perdana pada 5 Oktober 2008.

Anime Inazuma Eleven

Grafis Game Inazuma Eleven (inazuma-eleven.wikia.com)

Anime Inazuma Eleven bercerita tentang Mark Evans (Endo Mamoru), seorang kiper yang juga merupakan cucu dari David Evans (Endo Daisuke), salah satu kiper legendaris Jepang, yang meninggal sebelum Mark lahir. Walau memiliki bakat luar biasa, namun Mark sulit menemukan pemain sepakbola berbakat lain di sekolahnya. Cerita dari Inazuma Eleven adalah tentang pencarian Mark terhadap pemain-pemain berbakat tersebut, untuk membentuk sebuah tim sepakbola yang kuat.

BACA JUGA  Tahukah Kamu 4 Komik Jepang Populer Ini Belum Ada Versi Animenya?

Hingga kini, total sudah ada 4 anime movies dari Inazuma Eleven, mengiringi kesuksesan manga dan anime seriesnya di televisi Jepang.

4. Sengoku Basara

Berpengalaman dalam mengembangkan game pertarungan, termasuk melahirkan game fenomenal dan disebut-sebut sebagai ‘induk’ fighting game, Street Fighter, Capcom melanjutkan kedigdayaannya dengan melahirkan Sengoku Basara (Devil Kings) pada tahun 2005 untuk console PlayStation 2.

Perbedaan utama dari game Sengoku Basara dengan Street Fighter adalah, dalam Sengoku Basara, karakter yang dimainkan dapat menghadapi banyak musuh sekaligus. Genre ini disebut sebagai crowd fighting game dan pertama kali dipopulerkan oleh game Dynasty Warriors 2.

Sengoku Basara kemudian muncul dalam bentuk anime pada bulan April 2009. Tayang perdana di channel CBC Jepang, anime yang diproduksi oleh Production I.G ini mendapat respon positif para pencinta gamenya.

Game Sengoku Basara

Karakter Anime Sengoku Basara (zerochan.net)

Anime Sengoku Basara bercerita tentang zaman feodal Jepang, yaitu era Sengoku yang penuh darah. Di zaman ini para jendral bertarung berebut tahta kekuasaan, sekaligus berambisi menjadi orang pertama yang berhasil mempersatukan Jepang. Dua orang rival yang kemudian membangun aliansi, Yukimura Sanada dan Masamune Date, kemudian menggalang kekuatan menjatuhkan “Dark Lord” Nobunaga Oda, yang juga dijuluki sebagai raja iblis.

Pada tahun 2011, anime movie pertama Sengoku Basara ditayangkan di bioskop-bioskop Jepang, dengan judul Sengoku Basara: The Last Party.

5. Clannad

Game berupa visual novel ini dikembangkan oleh Key dan dirilis pertama kali pada 28 April 2004. Visual novel adalah game interaktif yang mayoritas permainannya adalah gambar statis, tidak seperti game kebanyakan yang berupa gambar bergerak. Clannad dirilis dengan rating semua umur, untuk console PlayStation dan Xbox 360.

Anime Game Clannad

Grafis Game Clannad (animesuki.com)

Karakter utama game Clannad bernama Tomoya Okazaki, yang bersama teman-teman sekolahnya berusaha untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan mereka masing-masing. Saat dirilis untuk perangkat PC, game ini berhasil menjadi best-selling game sold in Japan (game terlaris di Jepang). Kesuksesan itu membuat game Clannad diadaptasi ke berbagai media lain, salah satunya adalah anime.

Anime Clannad berjudul Clannad After Story kemudian dirilis pada 3 Oktober 2008 dan tayang di stasiun televisi Jepang hingga 26 Maret 2009. Anime yang diproduksi Kyoto Animation ini memiliki plot mirip seperti gamenya dan mendapat respon positif dari para penggemar.

Setahun sebelum serial animenya tayang, yaitu pada tahun 2007, Clannad telah hadir dalam bentuk movie dengan judul sama. Dalam movie yang diproduksi oleh Toei Animation ini, tokoh utamanya adalah Nagisa Furukawa, yang juga merupakan salah satu karakter dalam game.

6. Steins;Gate

Sama seperti Clannad, Steins;Gate pada awalnya juga merupakan game visual novel yang dirilis oleh 5pb. bersama Nitroplus untuk console Xbox 360. Salah satu perbedaannya, game yang pertama kali beredar pada 15 Oktober 2009 ini, memiliki rating Mature (M) atau untuk dewasa.

Kesuksesan game ini di console Xbox 360, kemudian diikuti dengan perilisannya di console PC Windows (26 Agustus 2010), PlayStation (23 Juni 2011), iOS (25 Agustus 2011), serta Android (27 Juni 2013). Anime adaptasinya kemudian tayang antara 6 April 2011 hingga 14 September 2011, diproduksi oleh White Fox dan ditayangkan di SUN-TV, Tokyo MX, TV Aichi, TVK dan TVS di Jepang.

Anime Steins;Gate bercerita tentang Rintaro Okabe dan Mayuri Shiina yang pergi ke Radio Kaikan untuk menghadiri konferensi. Namun sesampainya di sana, Rintaro menemukan Kurisu Makise terbaring berlumuran darah. Saat dengan panik Rintaro mengirim SMS mengabarkan kejadian itu kepada Itaru “Daru” Hashida, Rintaro mengalami fenomena aneh di mana mendadak orang-orang di sekitarnya menghilang. Ternyata ponsel Rintaro adalah sebuah mesin waktu yang dikembangkan oleh SERN, sebuah organisasi rahasia yang ingin kembali ke masa lalu.

Steins;Gate juga kemudian berhasil menembus layar lebar pada 20 April 2013 dan termasuk dalam daftar 20 Anime Terbaik versi survey. Sebuah anime adaptasi dari game terbaru, Steins;Gate 0, saat ini dikabarkan sedang dalam proses produksi. Menarik untuk ditunggu seperti apa kisahnya.

7. Final Fantasy

Inilah salah satu game yang popularitasnya bertahan selama bertahun-tahun. Rilis perdana di Jepang pada tahun 1987 untuk console Nintendo (NES), seri teranyarnya, Final Fantasy XV rencana akan dirilis untuk PlaySation 4 dan Xbox One pada 30 September 2016 mendatang.

Dibuat oleh Hironobu Sakaguchi dan diproduksi serta dipasarkan oleh Square Enix (Square), Final Fantasy menjadi game bergenre RPG (role playing game) tersukses yang pernah ada. Tidak hanya sukses diadaptasi dalam berbagai media, bahkan action figure dari Final Fantasy bisa laku terjual hingga jutaan rupiah per satuannya.

Pada tahun 2001, serial televisi berjudul Final Fantasy: Unlimited ditayangkan sebanyak 25 episode di TV Tokyo, Jepang. Anime ini berkisah tentang petualangan dua saudara kembar berusia 12 tahun, Ai dan Yu Hayakawa yang berusaha menemukan kedua orangtuanya yang hilang. Grafis anime ini menggabungkan konsep 2D dan 3D, walau hanya menempati peringkat ke-18 dari Top 20 Anime in Japan di bulan November 2001, anime ini terbukti sukses menembus pasar Amerika dan Inggris.

BACA JUGA  Apakah Kepribadianmu Sama Dengan Karakter Naruto Ini?

8. Bomber Man

Hampir tidak ada anak-anak generasi 80-an yang tidak mengenal game ini, Bomber Man! Game kreasi Hudson Soft yang memainkan karakter pengebom musuh ini bergenre maze-based game, yaitu karakter game bergerak dalam sebuah kotak seperti labirin untuk mengejar, atau menyelamatkan diri dari musuh. ‘Nenek moyang’ dari game jenis ini, salah satunya adalah Pac-Man.

Dalam game Bomber Man, terdapat juga Battle Mode yang memungkinkannya dimainkan oleh 2 sampai 10 orang. Setiap karakter akan berlomba saling mengebom satu sama lain, yang bertahan paling akhir akan menjadi pemenang.

Anime Bomber Man

Bomber Man Battle Mode (bomberman.wikia.com)

Walau cukup populer, butuh waktu cukup lama (sekitar 10 tahun) bagi Bomber Man untuk hadir dalam wujud anime. Pada 7 Februari 1998, anime Bomberman B-Daman Bakugaiden (BB-Daman Bakugaiden) tayang perdana di TV Asahi dan Nagoya TV, Jepang. Kemudian dilanjutkan oleh Bomberman B-Daman Bakugaiden Victory (BB-Daman Bakugaiden V) pada tahun 1999 dan Bomberman Jetters pada tahun 2002. Di dalam ketiga anime tersebut, tokoh utamanya adalah White Bomber.

9. Sonic the Hedgehog

Inilah game yang juga merupakan maskot dari console game Sega, Sonic si landak kilat. Sebelum Sega meredup karena Dreamcast yang kurang laku di pasar console game, Sonic menjadi ikon yang muncul di hampir setiap game buatan Sega sebagai cameo. Di dalam game yang pertama rilis pada bulan Juni 1991 tersebut, Sonic si landak biru harus bertualang dengan berlari, melompat atau berputar untuk mengalahkan lawan-lawannya yang dipimpin oleh Doctor Robotnik.

Petualangan Sonic kini sudah berkembang dalam berbagai genre, tidak lagi hanya berupa action atau adventure game, namun juga game fighting, balapan, olahraga (basket, sepakbola dan lainnya), serta berbagai genre lain. Gamenya juga telah diadaptasi ke dalam bermacam media lain, termasuk anime.

Game Sonic dan Tails

Animasi Sonic the Hedgehog (nflximg.com)

Film animasi Sonic yang cukup terkenal di Indonesia, adalah Adventures of Sonic the Hedgehog. Animasi yang pernah tayang di salah satu stasiun televisi swasta ini, memang belum tepat untuk dikategorikan ke dalam anime, karena diproduksi oleh perusahaan animasi Amerika Serikat, DiC Animation City. Animasi berbahasa Inggris ini tayang antara tahun 1993 hingga 1996 dan memiliki total 65 episode.

Barulah pada bulan April 2003, anime Sonic X ditayangkan di TV Tokyo, Jepang. Serial anime ini dibuat setelah sebelumnya Sonic cukup sukses hadir dalam bentuk OVA di Jepang, di tahun 1996. OVA tersebut kemudian ditayangkan pada tahun 1999 di bioskop-bioskop Amerika dengan judul Sonic the Hedgehog: The Movie.

Cerita Sonic X berkisah tentang petualangan Sonic dan kawan-kawan (Tails, Amy Rose, Cream, Knuckles) yang melakukan perjalanan lintas universe ke bumi. Dianggap alien, Sonic dan kawan-kawan kemudian dibantu oleh remaja bumi, Chris Thorndyke, untuk mengalahkan Doctor Eggman (Robotnik) dan pasukannya. Anime Sonic X disebut-sebut sebagai anime Sonic dengan episode terbanyak, yaitu sejumlah 78 episode.

Karakter Sonic, Tails dan Eggman (Robotnik) juga muncul sebagai cameo di film bioskop tahun 2012, Wreck-It Ralph. Pada tahun 2014 kemarin, sebuah produksi live-action movie terbaru Sonic diumumkan sudah mulai dibuat. Film kerjasama Sony Pictures dan Marza Animation Planet , direncanakan akan tayang perdana pada tahun 2018 mendatang. Penasaran seperti apa filmnya? Nantikan saja ya.

10. Mario Bros

Inilah pesaing terberat Sonic pada zamannya. Sama-sama sebagai maskot, Mario Bros adalah ikon dari console game yang hingga kini masih ‘setia’ menempel ketat persaingan dengan PlayStation, Nintendo.

Mario Bros yang kadang diterjemahkan sebagai Mario Brothers, merupakan game yang dibuat oleh duo Shigeru Miyamoto dan Gunpei Yokoi, yang juga merupakan ‘ayah’ dari Donkey Kong. Game yang pertama kali dirilis pada 1983 ini memiliki dua karakter awal untuk dimainkan, yaitu Mario dan Luigi. Ketika dirilis untuk console Nintendo (NES), Mario dan Luigi harus berpetualang menghadapi pasukan King Koopa dan menyelamatkan Princess Peach.

Anime Game Mario Bros

Super Mario Bros (emuparadise.me)

Hingga kini game Mario Bros telah hadir dalam berbagai genre, selain action-adventure, di antaranya balapan, basket, fighting dan lain-lain. Selain Mario dan Luigi, juga banyak karakter lain yang bisa dimainkan, termasuk King Koopa dan Princess Peach.

Mirip seperti Sonic the Hedgehog, animasi Mario Bros juga sempat tayang di stasiun televisi Indonesia. Serial animasi buatan Amerika dengan judul The Super Mario Bros. Super Show! ini tayang perdana pada tahun 1989. Sebenarnya pada tahun 1986 juga telah hadir anime Super Mario Bros.: The Great Mission to Rescue Princess Peach! namun anime tersebut hanyalah memiliki satu episode dengan durasi 60 menit, bukan serial televisi.

Pada tahun 1993, film layar lebar Super Mario Bros. hadir di bioskop. Namun film yang dibintangi oleh John Leguizamo dan Bob Hoskins ini dinilai gagal karena hanya menghasilkan gross profit $ 20,9 juta padahal biaya produksi filmnya mencapai $ 48 juta!

Itulah keseluruhan 10 video game yang cukup sukses ketika diadaptasi menjadi anime atau movie. Selain kesepuluh game tersebut, tentu masih ada yang lain, baik yang adaptasinya sukses maupun gagal. Adakah di antaranya yang menjadi favoritmu? Ataukah kamu memiliki pendapat berbeda?

One Response

  1. Anisa AE July 21, 2016

Add Comment