Punya Komik Sendiri? Terbitkan Saja Secara Online

Menjadi komikus terkenal bisa jadi adalah impian sebagian orang. Namun perjuangan ke sana tidaklah mudah, bahkan komikus sekelas Hasmi pun harus melalui perjuangan yang tidak mudah untuk menjadikan sosok Gundala terkenal seantero Indonesia. Sulitnya menembus penerbit-penerbit besar untuk menerbitkan sebuah komik, membuat sebagian komikus kemudian memilih memulai sosialisasi komiknya lewat media internet, memperkenalkan secara online.

Kalau dulu banyak komikus meniti karirnya lewat komik strip di media cetak seperti koran atau majalah, sekarang banyak yang memulainya lewat komik strip di media sosial seperti facebook. Beberapa contoh komik yang disosialisasikan (hingga mendapat sponsor/pembeli) secara online adalah Si Juki, Grey & Jingga, serta Si Bedil. Nama terakhir baru saja launching komik cetaknya saat Pakoban (Pasar Komik Bandung) 9 – 10 Mei 2015 kemarin, ide ceritanya ditulis oleh Reyhan Senja. Si Juki dan Si Bedil berada di bawah satu manajemen, Pionicon.

Punya coret-coretan komik yang ‘nganggur’? Berminat untuk mencoba mempromosikan komik secara online? Coba ikuti langkah yang dibagi oleh Seto Buje (SB), ilustrator Si Bedil, eksklusif untuk alabn.com (AB) berikut:

AB: Apakah komik strip Si Bedil dikelola oleh Mas Buje sendiri atau dikelola oleh tim?

SB: Si Bedil dikelola tim. Ada sekitar 5 orang yang mengelola. Tiap anggota tim punya tugasnya masing-masing.

AB: Tim Si Bedil dibentuk sebelum komiknya muncul di facebook atau setelah ada komiknya baru membentuk tim? Maksudnya apakah di awal Si Bedil ini dikerjakan oleh Mas Buje sendirian?

SB: Tim kerja profesional justru udah ada sebelum komiknya (muncul).

AB: Bagaimana pendanaan tim Si Bedil? Apakah ada sponsor?

SB: (Pendanaan) Bedil lewat sponsor dan (penjualan) merchandise. Baru 2 itu yang jalan.

AB: Apakah pencarian sponsor itu dilakukan oleh tim juga? Maksudnya apakah dalam tim Si Bedil ada bagian pemasarannya, ataukah hanya fokus di produksi?

SB: Ada kok (bagian pemasarannya).. Yang urus produksi merchandisenya juga ada.

AB: Merchandisenya itu seperti apa?

SB: Niatnya ada banyak, t-shirt, komik, action figure, dll. Tapi baru komik cetak yang keluar.

AB: Komik cetak yang Mei kemaren di-launching di Pakoban (Pasar Komik Bandung)?

SB: Iyak.

Seto Buje, Ilustrator Si Bedil

Seto Buje by Sahril

AB: Kapan Si Bedil mulai menawarkan sponsorship? Apakah sejak awal muncul di facebook atau ada strategi khusus?

SB: Setelah rutin muncul, setelah banyak likers, kita baru enak menawarkan slot sponsor.

AB: Sekarang sepertinya Si Bedil sudah ada sponsornya ya?

SB: Iya. Kita diminta mengisi konten komik di fanpage sebuah LSM. LSM tersebut sudah punya karakter maskot, Si Bedil dan karakter tersebut berkolaborasi dalam satu cerita komik.

AB: Bagaimana prosesnya hingga bisa mendapatkan sponsor?

SB: (Setelah) Bedil lahir (lalu memiliki) banyak fans, LSM tersebut ngeliat ada potensi. Kemudian jadi sponsor dengan mekanisme kolaborasi… Karena Bedil udah banyak fans..kita kolaborasi buat ngangkat karakter maskot LSM tersebut.

AB: Kolaborasi maksudnya ada dari pihak sponsor yang terlibat dalam tim Si Bedil?

SB: Ada tim dari sponsor, sifatnya kolaborasi aja dengan mereka.

AB: Oke, terima kasih Mas Buje untuk kesediaan waktunya.

SB: Siap!

Strategi Si Bedil Tembus Pasar Online

Ucapan Selamat Idul Fitri dari Si Bedil

Banyak cara untuk memasarkan komik lewat internet, tidak melulu hanya lewat facebook. Bila ingin mengetahui tips-trik memasarkan komik online, banyak strategi SEO (Search Engine Optimization) yang dibahas di revorma.com, salah satu situs andalan untuk belajar internet marketing & web development.

Tapi sehebat apapun teknik SEO, tidak akan berhasil bila komiknya belum ada. Jadi mulailah berkarya dari sekarang, ikutlah andil dalam kebangkitan komik Indonesia!

BACA JUGA  Tahukah Kamu Ada 15 Desain Gambar Berbeda dari Logo Batman?

4 Comments

  1. dani May 30, 2016
  2. Brian October 20, 2016

Add Comment